Tips Menjual Barang Preloved Agar Cepat Laku

Akhir tahun, yuk cek isi kamar dan lemari kamu. Apakah sudah penuh dengan barang-barang tak terpakai? Jika iya, sudah saatnya kamu membersihkannya untuk menyambut tahun baru 2019.

Membersihkan bukan berarti membuangnya begitu saja ya. Kamu bisa memilah barang – barang yang masih layak jual. Misalnya, baju, tas, dan sepatu. Bahkan, peralatan makeup pun bisa kamu jual.

Tenang saja, jualan barang bekas sekarang sedang menjadi tren kok. Barang bekas tersebut memiliki istilah keren bernama barang preloved. Nah, ada 3 jenis barang preloved, yaitu barang yang kamu beli dan baru dipakai beberapa kali saja, barang yang belum sempat dipakai, dan barang pemberian orang lain yang belum sempat dipakai.

Berikut ini adalah tips menjual barang Preloved yang bisa kamu coba agar cepat laku:

1. Mulailah dengan Sosial Media Pribadi

Pilahlah barang preloved yang akan kamu jual. Ingat ya, barang – barang tersebut harus dalam kondisi bagus. Nah, kamu bisa memanfaatkan sosial media pribadimu untuk promosi. Gunakan caption dan hastag yang sedang tren.

2. Gunakan Foto Asli

Meski barang preloved yang kamu jual banyak beredar di pasaran, jangan asal mengambil foto produk milik orang lain. Gunakanlah foto asli dengan kualitas gambar yang baik. Buat foto yang instagramable untuk menarik minat calon pembeli.

3. Jujurlah Mengenai Plus – Minus nya Barang

Sebagai penjual barang preloved, kamu harus menjelaskan plus – minus nya barang yang kamu jual. Berikan deskripsi sejelas-jelasnya mengenai kondisi barang, dan juga berapa lama kamu memakainya.

Kamu juga bisa menyertakan alasan mengapa kamu menjual barang tersebut agar calon pembeli memiliki gambaran mengenai barang yang akan dibelinya.

4. Sesuaikan Harga dengan Kondisi Barang

Tak bisa dipungkiri bahwa orang membeli barang bekas untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Sebelum mematok harga untuk barang preloved yang kamu jual, alangkah baiknya jika kamu melakukan riset harga untuk barang yang serupa.

Sesuaikan pula harga dengan kondisi barang. Hal tersebut bertujuan agar barang preloved yang kamu tawarkan memiliki harga yang wajar.

5. Hindari Menjual Barang KW

Saat ini, keberadaan barang KW alias barang tiruan semakin menjamur. Bahkan memiliki bentuk dan ciri yang hampir mirip dengan barang asli. Sebisa mungkin hindari menjual barang KW.

Jikapun menjual barang KW, kamu harus jujur pada calon pembeli. Jangan menipu calon pembeli dengan mengatakan bahwa barang tersebut asli. Ingat, jadilah penjual yang jujur.

6. Fast Response

Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah mengenai kecepatan respon yang kamu berikan pada calon pembeli. Tips sebelumnya tidak akan berguna jika kamu slow response.

Ingat ya, dalam jual – beli online, pembeli mengutamakan kualitas dan kecepatan respon dari penjual. Jika kamu slow response, maka calon pembeli tersebut akan beralih pada penjual lain yang menjual barang serupa.

Baca juga: Mau bisinis Dropship? berikut ini tips nya biar sukses

Nah, itulah tips Menjual Barang Preloved yang bisa kamu gunakan dalam menjual barang preloved. Ingat, kunci utama dalam bisnis jual – beli baik barang baru ataupun bekas adalah kejujuran.

Bangunlah kepercayaan antara kamu sebagai penjual dan pembelimu. Siapa tahu nantinya bisnis jualan barang preloved yang kamu lakukan akan semakin berkembang.

Selamat mencoba.