Yuk Kenali Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Online Langsung Cair

Perkembangan teknologi telah memberikan berbagai kemudahan bagi para penggunanya. Bahkan, selama beberapa tahun ini telah muncul berbagai macam financial technology (fintech) yang menawarkan kemudahan dalam urusan keuangan secara online.

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh fintech adalah pinjaman online langsung cair. Jika sebelumnya pengajuan pinjaman di bank memerlukan waktu yang cukup lama dengan syarat dan ketentuan yang ribet, maka fintech mampu memberikan pinjaman yang bisa cair dalam hitungan jam.

Kamu bisa melakukan pinjaman melalui website fintech ataupun melalui aplikasi yang bisa diperoleh di Playstore maupun Appstore.

Nah, sebelum mengajukan pinjaman online langsung cair, kamu harus tahu kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu.

Berikut Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Online

Kelebihan Pinjaman Online Langsung Cair

1. Proses dan Syarat Mudah

Kelebihan utama yang dimiliki oleh pinjaman online langsung cair adalah proses dan syarat yang mudah. Kamu hanya perlu mengajukan pinjaman melalui website ataupun aplikasi pinjaman online. Hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk mengisi form pinjaman.

Asalkan ada jaringan internet yang memadai, kamu bisa melakukan pinjaman kapan saja dan dimana saja. Kamu juga tidak perlu memberikan jaminan saat mengajukan pinjaman.

Dokumen yang harus kamu siapkan untuk mengajukan pinjaman online langsung cair juga tidak banyak dan berbentuk digital. Biasanya hanya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto diri, slip gaji atau surat keterangan penghasilan, juga rekening tabungan.

2. Cepat Cair

Berbeda dengan pencairan pinjaman di bank yang memerlukan waktu cukup lama, pencairan pinjaman online umumnya memerlukan waktu 1-3 hari kerja. Bahkan jika kamu sudah pernah mengajukan pinjaman, pengajuanmu selanjutnya dapat diproses dalam beberapa jam saja. Hal ini tentunya akan sangat membantu ketika kamu membutuhkan dana mendesak.

3. Bisa Digunakan untuk Keperluan Apa Saja

Nah, kelebihan dari pinjaman online lainnya adalah kamu bisa menggunakan dana pinjamanmu untuk apa saja mulai dari biaya biaya berobat, biaya pendidikan, biaya perbaikan kendaraan, biaya pernikahan, dan lainnya. Tapi ingat ya, hindari menggunakan pinjaman online untuk biaya-biaya yang sifatnya konsumtif.

Kekurangan Pinjaman Online Langsung Cair

Selain kelebihan, pinjaman online langsung cair juga memiliki kekurangan, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Plafon Pinjaman Tidak Terlalu Besar

Pinjaman online langsung cair biasanya menyediakan plafon mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Hal ini dikarenakan oleh proses pencairan dana yang relatif singkat dan juga tanpa adanya jaminan dari nasabah.

2. Bunga Tinggi

Bunga dalam pinjaman online langsung cair umumnya lebih tinggi daripada bunga yang diterapkan oleh bank. Selain itu, sistem bunga yang digunakanpun berupa sistem harian yang berkisar antara 0,5% – 3% perhari. Nah, misalnya nih kamu meminjam Rp 1 juta dengan bunga 1% perhari, maka bunga yang harus kamu bayar adalah Rp 10 ribu perhari.

Jika tenor yang kamu ambil adalah 30 hari, maka total bunga yang harus kamu bayarkan adalah Rp 300 ribu. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman online, pastikan dulu kemampuanmu untuk membayar pokok dan bunganya.

3. Masa Tenor Singkat

Masa tenor yang ditawarkan oleh pinjaman online langsung cair biasanya berkisar antara 10 hari hingga 30 hari. Tenor ini tentunya berkaitan dengan bunga yang akan kamu bayarkan.

Semakin lama tenor pinjaman yang kamu ambil, maka bunga yang kamu bayarkan juga akan semakin tinggi. Nah, jika kamu merasa akan kesulitan mengembalikan pinjaman online, sebaiknya kamu mencari alternatif pinjaman lainnya.

4. Tidak Semua Platform Pinjaman Online Terdaftar di OJK

Banyak sekali platform yang menawarkan pinjaman online dengan segala kemudahannya. Tapi ingat, tidak semua platform tersebut terpercaya, memiliki kredibilitas baik, serta terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bisa jadi platform yang kamu pilih merupakan kreditur abal-abal yang memberikan bunga sangat besar. Oleh karena itu, pastikan dulu bahwa platform yang kamu pilih terdaftar di OJK dengan mengeceknya di www.ojk.go.id atau menghubungi OJK melalui telepon di nomor 157.

5. Resiko Penagihan

Pada saat kamu mlakukan pinjaman online, maka pihak pemberi pinjaman (kreditur) akan memiliki seluruh data pribadimu. Jika kamu melewati batas waktu pembayaran, maka pihak kreditur akan sering menagihmu baik melalui telepon, email, bahkan media sosial.

6. Adanya Biaya Administrasi Penagihan

Kekurangan lain yang dimiliki oleh pinjaman online adalah adanya biaya administrasi penagihan jika kamu menunggak pembayaran. Biaya ini juga diakumulasikan dengan bunga harian sehingga jumlah yang harus kamu bayarkan akan semakin besar.

Pasalnya, tidak semua kreditur mencantumkan biaya ini dalam situs website mereka sehingga nasabah tidak mengetahuinya dengan jelas.

Oleh karena itu, kamu sebagai calon nasabah wajib membaca informasi yang ada di website yang kamu tuju dengan cermat atau bahkan menanyakan hal tersebut pada customer service sebelum melakukan pinjaman online.

Nah, berdasarkan uraian tersebut, kamu bisa mempertimbangkan lagi nih sebelum mengajukan pinjaman online langsung cair. Hitung baik-baik berapa nominal yang kamu pinjam dan yang wajib kamu kembalikan.

Baca juga: Cara pengajuan pinjaman di Koperasi update

Ingat, gunakan pinjaman online hanya untuk hal-hal yang mendesak dan sangat terpaksa saja. Sebisa mungkin hindari menggunakan pinjaman online hanya untuk kebutuhan konsumtif seperti belanja.

Semoga bermanfaat.

Ika Fitriani

Ingin berbagi melalui tulisan. Semoga bermanfaat.

View all posts by Ika Fitriani →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.